Paket Vespa di gudang ekspedisi bikin karyawan curiga, temuan di tangki mengejutkan
Paket Vespa di Gudang Ekspedisi Bikin Karyawan Curiga, Temuan di Tangki Mengejutkan
Paket Vespa di Gudang Ekspedisi Bikin Karyawan Curiga, Temuan di Tangki Mengejutkan
Temuan paket Vespa yang akan dikirim ke Poso lewat jalur ekspedisi bikin karyawan curiga. Saat tangki dicek ternyata berisi barang begini
/ Peristiwa
Ferdian September 16th, 4:18 PM September 16th, 4:18 PM
– Sedang ramai kasus di Gresik sebuah Vespa yang dikirim melaui perusahaan ekspedisi di Gresik menyimpan benda panas di dalamnya.
Kejadian bermula saat sebuah Vespa yang akan dikirim melalui J&T Cargo bikin curiga karyawan karena kondisinya yang dianggap tidak wajar.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan puluhan paket ganja yang disembunyikan di sejumlah bagian kendaraan.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.
Satresnarkoba Polres Gresik yang melakukan pemeriksaan menemukan ganja dengan berat total 10,858 kilogram yang dikemas dalam 30 kantong plastik.
Pengungkapan kasus ini disampaikan polisi dalam press release di Mapolres Gresik, Selasa (15/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Polisi menduga penggunaan Vespa sebagai sarana pengiriman adalah modus tertentu untuk menyamarkan keberadaan narkoba agar tidak mudah terdeteksi.
Melansir Tribunjatim, Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso menjelaskan, kecurigaan pertama kali muncul setelah karyawan ekspedisi melihat kondisi tangki bensin Vespa yang dinilai tidak seperti biasanya.
Pemeriksaan kemudian dilakukan dan ditemukan sejumlah paket yang telah dikemas dengan rapi.
“Karyawan langsung melaporkan ke call center 110. Setelah kami periksa ternyata benar merupakan narkoba jenis ganja,” papar Mantan Wakapolres Ngawi itu.
Petugas kemudian membongkar sejumlah bagian kendaraan untuk menemukan barang bukti.
Ganja tersebut diketahui disembunyikan di dalam tangki bensin dan bagasi Vespa sehingga keberadaannya tidak mudah diketahui selama proses pengiriman.
Kecurigaan karyawan berawal saat melihat adanya benda berbentuk kotak-kotak di dalam Vespa yang hendak dikirim.
Karena dianggap tidak lazim, temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan. Hasilnya, ditemukan 30 kantong plastik yang berisi ganja dengan berat keseluruhan mencapai 10,858 kilogram.
Rizki mengatakan polisi masih melakukan penelusuran untuk mengungkap dari mana barang tersebut berasal serta siapa pihak yang menjadi tujuan pengiriman.
Dari penyelidikan sementara, polisi mengetahui ganja tersebut berasal dari Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Barang itu kemudian dikirim dengan tujuan Kota Poso, Sulawesi Tengah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres maupun Polda jajaran,” terang Rizki.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus. Polisi berupaya mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk jaringan yang diduga berada di balik pengiriman ganja tersebut.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.
Kasatresnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani menuturkan, ganja yang berhasil diamankan diperkirakan memiliki nilai ekonomi sekitar Rp100 juta di pasaran.
Ia menjelaskan, ganja umumnya kembali dikemas oleh pelaku dalam paket berukuran lebih kecil sebelum diedarkan kepada konsumen. Setiap paket biasanya memiliki berat sekitar 5-10 gram.
Dengan ukuran tersebut, paket ganja dapat dipasarkan secara eceran dengan harga sekitar Rp500 ribu per paket.
“Kami mengidentifikasi tersangka. Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Polisi saat ini masih mendalami seluruh rangkaian pengiriman, mulai dari asal barang, jalur distribusi, hingga pihak yang diduga berperan sebagai pengirim dan penerima.
Satresnarkoba Polres Gresik juga terus menjalin koordinasi dengan kepolisian di wilayah asal dan tujuan pengiriman guna mengembangkan kasus serta mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
Copyright 2026
Related Article