8 spot foto instagramable di Desa Adat Penglipuran Bali
Tidak hanya dikenal karena tradisi dan tata ruang desa yang masih terjaga. Kawasan Desa Adat Panglipuran ini juga memiliki berbagai spot foto instagramable yang menarik untuk diabadikan wisatawan.
Suasana desa yang asri, rumah tradisional Bali, deretan angkul-angkul, hingga hutan bambu menjadi latar foto yang banyak diminati. Wisatawan juga dapat menemukan beberapa titik foto yang mudah dijangkau sejak memasuki kawasan Desa Adat Penglipuran.
Berikut sejumlah spot foto instagramable yang dapat menjadi pilihan saat berkunjung ke Desa Adat Penglipuran Bali.
1. Ikon Selamat Datang Desa Penglipuran
Ikon atau tulisan Selamat Datang di Desa Penglipuran dapat menjadi salah satu spot foto pertama yang didatangi wisatawan. Lokasinya cocok untuk mengabadikan momen kedatangan sekaligus menjadi penanda bahwa wisatawan sudah memasuki kawasan desa wisata.
Foto dapat diambil secara berdiri maupun bersama rombongan dengan latar tulisan dan lingkungan desa.
2. Halaman Rumah Tradisional
Halaman rumah warga menjadi spot foto menarik karena memperlihatkan suasana permukiman tradisional Bali. Wisatawan dapat mengabadikan detail halaman, tanaman, ornamen rumah, serta suasana lingkungan yang tertata rapi.
Namun, pengunjung sebaiknya tetap memperhatikan batas antara area yang diperuntukkan bagi wisatawan dan ruang pribadi warga. Jika ingin mengambil foto yang melibatkan rumah atau penghuni, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu.
3. Depan Gapura atau Angkul-Angkul
Deretan angkul-angkul atau gapura rumah tradisional menjadi salah satu ciri khas Desa Adat Penglipuran. Bentuk bangunan yang relatif seragam membuat kawasan ini memiliki komposisi visual yang menarik.
Wisatawan dapat mengambil foto dari depan gapura dengan posisi berdiri atau menggunakan sudut pengambilan gambar yang memperlihatkan deretan rumah di belakangnya.
4. Tengah Jalan Utama Desa
Jalan utama Desa Penglipuran merupakan salah satu lokasi yang cocok untuk foto dengan perspektif memanjang. Deretan rumah tradisional di kedua sisi jalan dapat menjadi latar yang memperkuat suasana khas Bali.
Agar tidak mengganggu aktivitas wisatawan lain maupun warga, pengunjung sebaiknya mengambil foto dalam waktu singkat dan tetap memperhatikan kondisi sekitar.
5. Deretan Rumah Tradisional Bali
Selain gapura, bagian depan rumah tradisional juga dapat menjadi latar foto. Arsitektur khas Bali, pagar, tanaman, serta ornamen tradisional memberikan kesan alami pada hasil foto.
Spot ini cocok bagi wisatawan yang ingin mendapatkan foto bertema budaya tanpa harus menggunakan banyak properti tambahan.
6. Hutan Bambu Penglipuran
Hutan bambu menjadi salah satu daya tarik alam Desa Penglipuran. Kawasan ini menawarkan suasana hijau dan teduh yang dapat menjadi latar foto dengan nuansa lebih alami.
Dengan pepohonan bambu yang tumbuh di sepanjang kawasan, wisatawan bisa mengambil foto dengan konsep berjalan, berdiri, atau candid.
7. Jalan Menuju Kawasan Hutan Bambu
Selain bagian dalam hutan bambu, jalur menuju kawasan tersebut juga dapat digunakan sebagai lokasi foto. Pepohonan di kanan dan kiri jalan menciptakan kesan rindang sekaligus memberikan perspektif yang berbeda dari area permukiman.
Waktu pagi dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mendapatkan suasana lebih tenang.
8. Pasar Pelipurlara
Pasar Pelipurlara menjadi pilihan lain bagi wisatawan yang ingin menggabungkan aktivitas kuliner dan foto. Pasar ini berada di kawasan hutan bambu dan menawarkan berbagai makanan serta kerajinan.
Wisatawan dapat mengabadikan suasana pasar, jajanan tradisional, maupun aktivitas perdagangan dengan tetap menghormati pedagang dan pengunjung lain.
Agar mendapatkan foto yang menarik, wisatawan dapat datang pada pagi hari ketika suasana desa relatif lebih tenang. Gunakan pakaian yang sopan dan nyaman karena Desa Penglipuran merupakan kawasan adat.
Pengunjung juga perlu menjaga kebersihan, tidak memasuki area pribadi tanpa izin, serta meminta persetujuan apabila ingin memotret warga secara dekat.
Dengan berbagai pilihan tersebut, wisatawan tidak perlu kesulitan mencari spot foto saat berkunjung ke Desa Adat Penglipuran Bali. Mulai dari ikon selamat datang, halaman rumah, depan gapura, jalan utama, hingga hutan bambu, setiap sudut desa menawarkan suasana yang berbeda untuk diabadikan.