Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
NEWS

12 Aroma yang Membenci Kucing, Pemilik Wajib Tahu

By LINGKARJATIM
Desember 26, 2025 2 Min Read
0



– Kucing dikenal memiliki indra penciuman yang sangat tajam. Bau yang bagi manusia terasa biasa saja, bahkan harum, bisa terasa menyengat dan tidak nyaman bagi kucing.

Tidak heran, beberapa aroma tertentu kerap membuat kucing menjauh, stres, atau menunjukkan perilaku tidak biasa.

Mengetahui aroma apa saja yang dibenci kucing penting bagi pemilik agar dapat menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan aman.

Selain itu, bau tertentu, selama tidak berbahaya, juga kerap dimanfaatkan untuk mencegah kucing memasuki area yang tidak diinginkan.

Indra penciuman kucing sangat sensitif

Kucing memiliki sekitar 200 juta reseptor penciuman, jauh lebih banyak dibandingkan manusia yang hanya sekitar 6 juta.

Selain itu, kucing memiliki organ jacobson di langit-langit mulut yang membantu mereka menganalisis bau secara lebih mendalam.

“Indra penciuman kucing berperan besar dalam komunikasi, navigasi, dan bertahan hidup,” kata dokter hewan, Jessica Bell dari Washington State University, dikutip dari

PetMD.

Karena sensitivitas ini, aroma yang terlalu kuat dapat dengan mudah membuat kucing tidak nyaman.

Aroma yang dibenci kucing

Berikut adalah beberapa aroma yang paling dibenci kucing:

  • Aroma citrus : Lemon, jeruk, limau, dan grapefruit mengandung minyak alami yang baunya terlalu tajam bagi kucing dan dapat mengiritasi saluran pernapasan mereka.
  • Bau pedas: Cabai dan lada mengandung capsaicin yang menimbulkan sensasi panas. Satu kali hirupan saja dapat membuat kucing merasa terancam.
  • Minyak esensial: Minyak esensial seperti peppermint, tea tree oil, cengkeh, dan eucalyptus bersifat racun bagi kucing. Paparan melalui kulit, terhirup, atau tertelan bisa memicu gangguan serius.
  • Cairan pembersih rumah: Aroma pemutih, amonia, cuka, dan pembersih kimia lainnya dapat mengiritasi pernapasan kucing dan berbahaya jika terjilat dari bulu atau kaki.
  • Bau hewan lain: Kucing yang teritorial bisa bereaksi negatif saat mencium bau kucing lain, anjing, atau hewan liar yang dianggap sebagai ancaman.
  • Parfum dan cologne: Wewangian buatan dengan aroma kuat sering kali terasa terlalu menyengat bagi kucing.
  • Citronella: Zat ini umum digunakan sebagai pengusir nyamuk, tetapi juga sangat tidak disukai kucing karena aromanya yang tajam.
  • Deterjen dan pelembut pakaian: Kucing lebih menyukai benda yang berbau alami. Aroma deterjen dapat menghilangkan feromon dan membuat kucing merasa tidak aman.
  • Kotak pasir yang kotor: Kucing sangat sensitif terhadap kebersihan. Kotak pasir yang jarang dibersihkan dapat membuat kucing enggan menggunakannya.
  • Mentol: Mentol pada balsem dan obat batuk berbeda dengan catnip. Bau sintetis ini justru membuat kucing tidak nyaman.
  • Pisang: Kulit pisang mengandung senyawa ethyl acetate yang aromanya tajam dan tidak disukai kucing.
  • Daging busuk: Sebagai karnivora, kucing sangat peka terhadap kesegaran makanan dan akan menghindari bau daging yang sudah rusak.

Bolehkah aroma digunakan untuk mengusir kucing?

Aroma yang tidak disukai kucing dapat digunakan sebagai penghalang sementara, selama tidak beracun.

Bahan seperti cuka atau citrus yang diencerkan bisa dimanfaatkan, tapi tidak boleh disemprotkan langsung ke tubuh kucing.

Namun, pakar perilaku hewan mengingatkan bahwa aroma pengusir tidak menyelesaikan akar masalah perilaku. Kucing yang stres justru bisa mengembangkan kebiasaan buruk lainnya.

Tags:

LIFE STYLE
Author

LINGKARJATIM

Follow Me
Other Articles
Previous

Berapa Langkah Ideal untuk Dewasa? Dokter Bocorkan Fakta!

Next

Pelatihan Konselor PDA Tuban Hadirkan Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni sebagai Keynote Speaker

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Lingkarjatim.my.id merupakan portal informasi yang menghadirkan berita, cerita, dan berbagai topik menarik dari Jawa Timur hingga seantero Nusantara bahkan Sejagat Raya, dikemas secara informatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Cari

Pos Terkini

  • Reses DPRD Jatim di Tuban, Sri Wahyuni Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Sektor Pertanian
  • Dari Kekeringan hingga Jalan Rusak, Ini Deretan Aspirasi Warga Bojonegoro ke Sri Wahyuni
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Kawal Aspirasi Warga Sambiroto Bojonegoro
  • Siswi SMAN 1 Bubulan Bojonegoro Juara Nasional Robot, Wakil Ketua DPRD Jatim Beri Apresiasi
  • Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Salurkan Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman.

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Reses DPRD Jatim di Tuban, Sri Wahyuni Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Sektor Pertanian
  • Dari Kekeringan hingga Jalan Rusak, Ini Deretan Aspirasi Warga Bojonegoro ke Sri Wahyuni
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Kawal Aspirasi Warga Sambiroto Bojonegoro
  • Siswi SMAN 1 Bubulan Bojonegoro Juara Nasional Robot, Wakil Ketua DPRD Jatim Beri Apresiasi
  • Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Salurkan Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman.
Copyright 2026 — LINGKARJATIM.MY.ID. All rights reserved.