Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
NEWS

Toba hingga BNBR Siap Luncurkan Rights Issue di Tengah Fluktuasi IHSG, Ini Prospeknya

By LINGKARJATIM
Maret 12, 2026 2 Min Read
0

JAKARTA, – Sejumlah emiten tengah bersiap untuk melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue pada awal 2026.

Terbaru ada, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang mengantongi restu dari pemegang saham untuk menggelar rights issue. ELPI berencana untuk menerbitkan 2,03 miliar saham.

Wawan Heri Purnomo, Sekretaris Perusahaan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari menjelaskan manajemen telah pelaksanaan rights issue di level Rp 350 per saham. Artinya, ELPI berpotensi meraup Rp 739,34 miliar.

Adapun setiap pemegang saham yang memiliki 200 saham ELPI yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 5 Mei 2026, berhak atas 57 HMTED.

“Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya terkait aksi korporasi ini seluruhnya akan digunakan oleh ELPI, entitas anak dan/atau afiliasinya untuk beberapa hal,” kata Wawan.

Ada tiga emiten lainnya yang masih menunggu restu pemegang saham untuk mengeksekusi rights issue, yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).

BNBR berencana menerbitkan sekitar 86,7 miliar saham biasa seri E dari total rencana penerbitan hingga 90 miliar saham baru. Emiten Grup Bakrie ini menetapkan rasio sebesar 2:1.

Sementara itu, TOBA akan menawarkan sekitar 1,39 miliar saham. Dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk pengembangan usaha di lini pengelolaan limbah, energi terbarukan dan kendaraan listrik.

COCO juga akan melakukan right issue tahap III. Rencannya, emiten produsen kakao dan coklat asal Sumedang ini akan menerbitkan hingga 10,67 miliar saham baru dengan waran hingga 35% dari jumlah saham beredar.

Adapun dana segar hasil aksi korporasi ini akan difokuskan untuk akuisisi dan belanja modal, memperkuat ekspansi bisnis, serta meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan peluang keberhasilan rights issue di tengah pasar fluktuatif sangat bergantung pada kepastian pembeli siaga dan tujuan penggunaan dana.

“Kalau rights issue berhasil di tengah market fluktuatif, itu sangat bergantung pada kepastian standby buyer maupun tujuan penggunaan dana,” jelasnya kepada , Kamis (12/3).

Nafan menilai penggunaan dana untuk ekspansi bisnis cenderung lebih diapresiasi investor dibandingkan sekadar melunasi utang lama yang dinilai kurang menarik bagi pasar.

Menurutnya, keberadaan standby buyer menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap aksi rights issue emiten, terutama di tengah fluktuasi pasar saham Indonesia.

Nafan menilai rights issue yang berpotensi menarik antara lain milik TOBA karena diarahkan untuk ekspansi sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik.

Sementara itu, Nafan juga mencermati rencana rights issue

BNBR, yang dana segar-nya akan digunakan untuk penguatan pendanaan proyek jalan tol guna meningkatkan pendapatan berulang.

Namun dia menilai sebagian besar emiten yang berencana rights issue masih berkapitalisasi kecil hingga menengah sehingga investor cenderung menunggu sinyal masuknya dana besar.

“Biasanya kalau smart money masuk baru saya berani rekomendasikan, tapi saat ini masih wait and see,” ucap Nafan.

Dia menambahkan rendahnya likuiditas juga menjadi tantangan bagi beberapa emiten seperti COCO sehingga investor lebih berhati-hati. Dari keempat emiten itu, Nafan merekomendasikan wait and see.

Tags:

beritaBerita Keuanganbisnisekuitasmenginvestasikan berita bisnis
Author

LINGKARJATIM

Follow Me
Other Articles
Previous

Sentimen Geopolitik Picu Kenaikan Yield Obligasi Korporasi

Next

Wamen ESDM Yuliot Resmikan Posko Nasional ESDM: Pusat Informasi Masyarakat

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Lingkarjatim.my.id merupakan portal informasi yang menghadirkan berita, cerita, dan berbagai topik menarik dari Jawa Timur hingga seantero Nusantara bahkan Sejagat Raya, dikemas secara informatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Cari

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban
Copyright 2026 — LINGKARJATIM.MY.ID. All rights reserved.