Populer Manado: Suasana Cap Go Meh 2577 di Kampung Cina
Ringkasan Berita:
- Malam jelang Cap Go Meh 2026, Barongsai di Kampung Cina Manado tampil atraktif berburu angpao.
- 11 Tang Sin dari sembilan kelenteng akan memeriahkan Cap Go Meh di Kampung Cina Manado.
- Umat Tridharma Kelenteng Kwan Kong menggelar sembahyang Hari Kemuliaan Kwan Kong.
– Suasana menjelang Cap Go Meh 2577 Kongzili di Kampung Cina, Manado, semakin meriah.
Sekelompok Barongsai tampak “berburu” angpao dengan atraksi unik, termasuk bermain bola, di halaman Kelenteng Kwan Kong dan Kelenteng Ban Hing Kiong, Minggu (1/3/2026).
Anak-anak menjadi sasaran paling gampang “dibujuk”, sementara orang tua luluh memberi angpao.
Tak hanya hiburan, atraksi ini menjadi simbol toleransi, di mana warga dari berbagai agama berkumpul menikmati pertunjukan.
Di sisi lain, persiapan puncak Cap Go Meh terus dilakukan.
Sebanyak 11 Tang Sin dari sembilan kelenteng siap tampil, didampingi 14 kio atau usungan dalam arak-arakan yang dibagi menjadi barisan ritual dan non-ritual.
Sebelum prosesi utama, umat Tridharma di Kelenteng Kwan Kong juga menggelar sembahyang Hari Kemuliaan Kwan Kong.
Dalam ritual ini, Tang Sin tampil atraktif, memberkati dan menyentuh umat, termasuk melakukan penyembuhan simbolis.
Simak selengkapnya rangkuman berita populer Manado hari ini, Senin (2/3/2026).
1. Malam Menjelang Cap Go Meh, Barongsai Hibur Warga Kampung Cina Manado
Suasana Kampung Cina, Manado, semakin meriah menjelang Cap Go Meh 2026.
Atraksi Barongsai dan Liong sukses menarik perhatian warga dari berbagai usia dan latar belakang, Minggu (1/3/2026) malam.
Di halaman Kelenteng Kwan Kong, delapan Barongsai terlihat beraksi menghibur pengunjung.
Dengan gaya atraktif, mereka “berburu” angpao dari warga.
Barongsai menjemput angpao dengan berbagai gerakan lucu dan penuh ekspresi, bahkan menirukan aksi mencium anak yang baik hati.
Tak hanya itu, Barongsai juga menampilkan atraksi langka seperti “bermain sepakbola,” di mana sebuah bola digigit, ditendang, dan dibalas oleh Barongsai lain, memancing gelak tawa warga.
Suasana kian hangat saat malam semakin larut, dengan pengunjung yang terus berdatangan.
Di Kelenteng Ban Hing Kiong, pertunjukan Liong menambah kemeriahan.
Liong dimainkan beberapa pemuda dengan gerakan cepat dan lincah, seolah memburu mustika, memukau warga maupun wisatawan asing yang hadir.
Kehadiran atraksi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menampilkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Banyak warga dari berbagai latar belakang ikut menyaksikan, bahkan memberikan angpao untuk Barongsai.
Beberapa pengunjung mengaku senang dapat menikmati hiburan jelang Cap Go Meh bersama keluarga.
Anak-anak tampak paling antusias, bahkan enggan meninggalkan lokasi sebelum pertunjukan selesai.
Baca selengkapnya
2. 11 Tang Sin Siap Meriahkan Cap Go Meh di Kampung Cina Manado
Cap Go Meh atau Goan Siau 2577 akan digelar di Kampung Cina, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (3/3/2026).
Sebanyak 11 Tang Sin dipastikan tampil dalam prosesi yang menjadi puncak perayaan Imlek tersebut.
Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma (PTITD) Manado, Ridwan Sanyoto, menyampaikan kesebelas Tang Sin itu berasal dari sembilan klenteng di Kota Manado.
Selain itu, 14 kio atau usungan juga akan mengiringi arak-arakan Cap Go Meh.
Arak-arakan dibagi menjadi barisan ritual dan non-ritual.
Barisan non-ritual akan menampilkan ragam budaya dari berbagai daerah di Sulut, seperti kabasaran, musik bambu, dan pertunjukan budaya lainnya.
Rute pawai tetap menggunakan pola “kupu-kupu” yang mengelilingi kawasan Kampung Cina, sama seperti tahun sebelumnya.
Sebagai persiapan spiritual, umat Tridharma telah menjalani puasa Cia Cai selama 10 hari.
Baca selengkapnya
3. Umat Tridharma Manado Gelar Sembahyang Hari Kemuliaan Kwan Kong, Tang Sin Beraksi
Umat Tridharma di Kelenteng Kwan Kong, Kampung Cina Manado, menggelar sembahyang Hari Kemuliaan Kwan Kong, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini digelar dua hari menjelang prosesi Goan Siau atau Cap Go Meh 2026.
Pantauan Tribunmanado.com, prosesi berlangsung khusyuk. Tang Sin, yang dipercaya sebagai duta Allah dalam kepercayaan Tridharma, tampil dengan gerakan atraktif sekaligus memberkati umat.
Beberapa umat juga menerima ritual penyembuhan, di mana Tang Sin membubuhkan kuas ke tangan atau bagian tubuh lainnya.
Beberapa adegan yang terlihat antara lain seorang anak disentuh bagian belakangnya oleh Tang Sin untuk keperluan penyembuhan.
Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma (PTITD) Manado, Ridwan Sanyoto, menjelaskan bahwa sembahyang Hari Kemuliaan Kwan Kong bertujuan membersihkan dosa manusia sekaligus menghadirkan rezeki, kemuliaan, dan kemakmuran bagi umat.
Baca selengkapnya
Ikuti
Saluran WhatsApp Tribun Manado
dan
Google News Tribun Manado
untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.