Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
NEWS

Ayatullah Ali Khamenei: Pemimpin Iran yang Berkuasa

By LINGKARJATIM
Maret 1, 2026 3 Min Read
0


Ade Mayasanto, S.Pd., M.M.


Editor in Chief


Bangka Pos/Pos Belitung

Sabtu, 28 Februari 2026, hari di penghujung akhir bulan Februari, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terbunuh dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Kabar duka itu disampaikan Stasiun televisi Iran dan kantor berita resmi Iran, IRNA.

Tanpa penjelasan detail perihal kematian Khamenei, IRNA memilih mengumumkan masa berkabung selama 40 hari di seluruh negeri Iran.

Beberapa jam sebelum Teheran mengonfirmasi kematian Khamenei, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam siaran televisi, Sabtu waktu setempat atau Minggu (1/3/2026) dini hari WIB, membeberkan tanda-tanda bahwa Khamenei terbunuh saat Israel menyerang kompleks bangunan yang diyakini sebagai kediaman Khamenei.

Presiden AS Donald Trump juga mengungkap kabar kematian Khamenei melalui unggahan akun pribadinya di Truth Social pada Minggu pagi WIB.

Kabar itu lalu disangkal kantor berita Iran, Tasnim dan Mehr.

Dilansir dari Al Jazeera, Khamenei dikabarkan masih memegang teguh komando kepemimpinan di Teheran.

Hal ini juga diungkap pejabat komunikasi publik pada Kantor Pemimpin Tertinggi Iran.

Ia mengingatkan bahwa lawan-lawan Iran kerap menggunakan strategi perang urat saraf.

Hingga akhirnya, IRNA datang perihal kematian Khamenei.

Sebelum meninggal, Khamenei berulang kali membeberkan bahwa pembunuhan dirinya oleh Amerika Serikat hanya soal waktu.

Khamenei telah bersiap ketika waktu ajal datang tiba, pemerintahan Iran tak runtuh dan AS serta sekutunya dibalas setimpal.

Waktu yang ditentukan pun datang. Khamenei meninggal syahid bersama putrinya, menantu laki-lakinya berikut cucunya.

Namun demikian, kematian yang dinanti Khamenei dalam perang, justru bagi sebagian orang mengkhawatirkan. Sebab, dia datang dengan dua wajah, yakni fakta biologis dan peristiwa simbolik.

Tubuh boleh saja berhenti, tetapi makna justru bergerak, berlari cepat. Tanpa waktu panjang, ia bakal menjalar ke ruang-ruang tak terlihat. Makna itu masuk dalam ingatan, ketakutan, kalkulasi sekaligus harapan.

Kematian seorang pemimpin secara tragis itu tak lagi milik individu. Ia menjadi milik sejarah. Meski terkadang, seperti kita tahu tidak pernah berlaku netral.

Dalam filsafat eksistensial, kematian adalah batas terakhir yang memberi makna pada kehidupan. Tanpa kematian, hidup akan kehilangan urgensinya.

Tetapi dalam politik, kematian sering digunakan untuk memperpanjang kehidupan sebuah ideologi.

Seorang pemimpin yang mati bisa menjadi martir. Martir adalah sosok yang tidak lagi bisa ditentang, karena ia telah melampaui dunia kompromi.

Ia menjadi simbol absolut. Simbol yang bisa menggerakkan jutaan orang. Simbol ini berbahaya bukan karena kelemahannya, tetapi karena kesempurnaannya.

Sementara dalam geopolitik, kematian seorang pemimpin bukanlah akhir, melainkan pembukaan babak baru.

Negara bukanlah tubuh biologis. Ia adalah konstruksi yang hidup dari mitos, institusi, dan legitimasi. Seorang pemimpin bisa mati, tetapi struktur yang menopangnya bisa justru mengeras.

Tragedi kematian seorang pemimpin bukan bicara soal penderitaan. Tragedi itu menguatkan perspektif bahwa manusia tidak memiliki kemampuan berlebih atas konsekuensi tindakannya sendiri.

Tengok saja, setiap keputusan geopolitik yang dibuat dengan keyakinan menghasilkan keamanan, beberapa kali mendorong ketidakamanan yang lebih luas.

Ini bukan karena para pemimpin selalu salah. Ini karena dunia terlalu kompleks untuk dikendalikan sepenuhnya.

Filsuf Yunani kuno menyebutnya hubris, yakni kesombongan manusia yang percaya bahwa ia bisa mengendalikan nasib.

Sayangnya, dalam tragedi Yunani, hubris selalu diikuti oleh nemesis. Pembalasan yang tak terhindarkan.

Pendek kata, kematian seorang pemimpin bukanlah akhir dari cerita. Ia adalah jeda, sebuah koma dalam kalimat panjang yang belum selesai.

Dan dalam jeda itu, dunia menahan napas seraya menunggu apa yang akan datang berikutnya.

Tags:

POLITIK | PEMERINTAHAN
Author

LINGKARJATIM

Follow Me
Other Articles
Previous

Wayan Koster Izinkan Umat Islam ke Masjid Saat Nyepi: Dengan Batasan

Next

Mengapa Kucing Ganggu Orang Salat? Ini Penjelasannya

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Lingkarjatim.my.id merupakan portal informasi yang menghadirkan berita, cerita, dan berbagai topik menarik dari Jawa Timur hingga seantero Nusantara bahkan Sejagat Raya, dikemas secara informatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Cari

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban
Copyright 2026 — LINGKARJATIM.MY.ID. All rights reserved.