Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
NEWS

Belajar Rias Pengantin Gagrak Surakarta di Keraton Solo

By LINGKARJATIM
Maret 8, 2026 3 Min Read
0

DI bersejarah di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sabtu, 7 Maret 2026, ratusan pasang mata memperhatikan setiap detail riasan dan busana pengantin Jawa. Kain, paes (riasan), hingga aksesori tradisional dikenalkan kembali dalam Workshop Pengantin Tradisional Gagrak
Surakarta
yang digelar Pamardi Busono.

Sekitar 150 peserta yang terdiri atas model dan peraga tata rias mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kagungan Dalem Sasono Hondrowino tersebut. Workshop ini tak hanya menjadi ruang belajar teknik
tata rias
pengantin, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya Jawa agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan itu mendapat perhatian langsung dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIV yang hadir menyapa para peserta. Kehadirannya menjadi simbol dukungan Keraton Surakarta terhadap pelestarian tradisi pengantin Gagrak Surakarta, yang dikenal dengan pakem riasan dan busana yang sarat makna filosofi.

Pangarsa Pamardi Busono Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KRMT Pustokoningrat, mengatakan kegiatan tersebut terselenggara berkat restu Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Ia menyambut para peserta yang datang untuk “sinau bareng” mempelajari tata rias pengantin adat Keraton Surakarta. Menurutnya, workshop ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi baru di bidang tata busana dan tata rias tradisional.

Pilihan Editor:
Misteri Pengusul Kota Solo Jadi Daerah Istimewa

Dalam kesempatan yang sama, GKR Panembahan Timoer yang turut hadir memberikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia menilai para perias yang datang sebenarnya telah memiliki kemampuan, namun belajar langsung di lingkungan Keraton Surakarta dapat menambah pemahaman tentang standar dan pakem tata rias
pengantin
Gagrak Surakarta.

“Saya yakin panjenengan (Anda) semua sudah sangat memahami tata rias pengantin. Tetapi dengan belajar di Pamardi Busono Karaton ini bisa menambah kompetensi dan keahlian,” kata Gusti Timoer.

Sementara itu, juru bicara Sri Susuhunan Pakubuwono XIV, KPA Singonagoro menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen
Keraton Surakarta
dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya. Menurut dia, program beasiswa bagi peserta terbaik menjadi bentuk dukungan Keraton Surakarta untuk mencetak generasi penerus yang mampu menjaga pakem adat.

Pengantin Kasatriya

Singonagoro menuturkan tata rias pengantin pakem gaya Surakarta ada 4 macam, yakni pengantin kampuhan atau yang sering disebut Solo basahan, pengantin kapangaranan atau yang disebut pengantin takwo, pengantin kasatriya, dan pengantin langenharjan. “Khusus pada workshop tersebut kami menampilkan pengantin kasatriya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan rias pengantin kasatriya memiliki ciri khas mengenakan ukel ageng bangun tulak, paes dengan pidih hitam, kebaya hitam panjang, dan sinjang limaran. Adapun cunduk mentul memakai cunduk mentul sekaran berjumlah tujuh buah.

Workshop tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana Keraton Surakarta tidak hanya menjadi simbol tradisi, tetapi juga ruang belajar terbuka bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai budaya pengantin Gagrak Surakarta diharapkan terus diwariskan, bukan hanya sebagai ritual pernikahan, tetapi juga sebagai identitas budaya Jawa yang tetap hidup di masa kini.

Salah satu peserta workshop, Fitri, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang digelar di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar langsung tentang tata rias pengantin Gagrak Surakarta menjadi pengalaman berharga bagi para perias.

“Senang sekali bisa ikut workshop ini karena bisa belajar langsung tentang pakem rias pengantin Keraton. Selain menambah ilmu, kami juga merasa ikut ambil bagian dalam melestarikan tradisi budaya Jawa,” ujar Fitri.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari tata rias pengantin tradisional, khususnya gaya Gagrak Surakarta.(red)

Tags:

SOSIAL | BUDAYA
Author

LINGKARJATIM

Follow Me
Other Articles
Previous

10 Rumah Modern dengan Pohon Hidup, Inspiratif!

Next

Kebiasaan Rahasia untuk Umur Panjang

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Lingkarjatim.my.id merupakan portal informasi yang menghadirkan berita, cerita, dan berbagai topik menarik dari Jawa Timur hingga seantero Nusantara bahkan Sejagat Raya, dikemas secara informatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Cari

Pos Terkini

  • Reses DPRD Jatim di Tuban, Sri Wahyuni Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Sektor Pertanian
  • Dari Kekeringan hingga Jalan Rusak, Ini Deretan Aspirasi Warga Bojonegoro ke Sri Wahyuni
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Kawal Aspirasi Warga Sambiroto Bojonegoro
  • Siswi SMAN 1 Bubulan Bojonegoro Juara Nasional Robot, Wakil Ketua DPRD Jatim Beri Apresiasi
  • Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Salurkan Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman.

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Reses DPRD Jatim di Tuban, Sri Wahyuni Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Sektor Pertanian
  • Dari Kekeringan hingga Jalan Rusak, Ini Deretan Aspirasi Warga Bojonegoro ke Sri Wahyuni
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Kawal Aspirasi Warga Sambiroto Bojonegoro
  • Siswi SMAN 1 Bubulan Bojonegoro Juara Nasional Robot, Wakil Ketua DPRD Jatim Beri Apresiasi
  • Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Salurkan Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman.
Copyright 2026 — LINGKARJATIM.MY.ID. All rights reserved.