Tips mix and match abaya agar nyaman dan tidak gerah di cuaca panas
Mengenakan abaya di tengah cuaca panas, khususnya di negara tropis, bisa menjadi tantangan tersendiri.
Busana yang tertutup membuat pemilihan pakaian perlu disesuaikan agar tetap nyaman saat digunakan untuk beraktivitas.
Selain model, bahan dan cara memadukan abaya juga dapat diperhatikan agar tampilan tetap nyaman tanpa membuat tubuh mudah gerah.
Co-Founder Taza, Afina Maharani, membagikan dua hal yang biasa diperhatikannya ketika melakukan
mix and match
abaya, mulai dari memilih bahan hingga mencari referensi padu padan.
Tips Mix and Match Abaya agar Tetap Nyaman
1. Gunakan Bahan dengan Serat Alami
Menurut Afina, kenyamanan menjadi pertimbangan utama ketika memilih abaya, terutama dari bahan yang digunakan.
“Kalau bagi aku
mix and match
abaya itu sih yang penting itu nomor satu kenyamanan ya. Dari bahannya, kita pilih yang apa yang menurut kita nyaman dipakai,” ujar Afina saat ditemui pada
Grand Opening
26° Rhapsody Summer Marché
Edisi ke-2 di Barnyard, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ia juga menyebut
natural fabric
dari serat alami sebagai salah satu pilihan yang menurutnya sesuai digunakan di Indonesia.
“Dan menurut aku opsi
natural fabric
itu opsi yang paling baik untuk dipakai di cuaca Indonesia,” katanya.
Pemilihan bahan juga dapat diperhatikan ketika ingin menggunakan teknik
layering
. Menurut Afina, bagian dalam pakaian dapat menggunakan material yang tetap terasa adem seperti rayon atau katun.
“Terus dalamnya itu misal pakai rayon atau apa namanya?
Cotton.
Jadi masih tetap adem,” ujar Afina.
Menurutnya, penting memilih bahan yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga panas tubuh dan kelembapan tidak terperangkap di dalam pakaian.
“Jadi pakai bahannya yang
breathable
. Walaupun cuacanya panas, tapi tidak berasa gerahnya,” katanya.
Pilihan material seperti
cotton, lyocell
, linen, dan rayon juga digunakan dalam koleksi 26° Rhapsody Taza.
Dengan memperhatikan bahan, pemilihan abaya maupun pakaian bagian dalam dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi cuaca.
2. Cari Referensi untuk Memadukan Warna
Selain bahan, Afina terbiasa mencari referensi sebelum menentukan keseluruhan padu padan.
Ia biasanya menggunakan
Pinterest
untuk mencari kombinasi warna, terutama ketika warna hijab atau khimar yang dimiliki terbatas.
“Kalau aku pribadi biasanya aku suka
search
dulu di
Pinterest
. Misal, aku punya abaya warna ini, tapi khimar aku atau hijab aku terbatas cuma warna A B C,” ujar Afina.
Dari referensi tersebut, ia dapat melihat pilihan warna yang mungkin cocok dipadukan dengan abaya yang dimiliki.
“Aku cari di
Pinterest color combination
antara abaya ini dengan warna ini. Dari Pinterest itu bisa dapat insight,” katanya.
Menurut Afina, cara tersebut juga membantunya lebih berani mencoba perpaduan warna yang berbeda.
“Ternyata abaya ini cocok kalau pakai warna ini. Jadi lebih berani memadukan warna,” lanjutnya.
Selain
Pinterest
, ia juga menyebut
Instagram
sebagai salah satu platform untuk mencari inspirasi outfit.
“Perhatikan bahannya. Kalau aku itu ya perhatikan bahan. Yang kedua ini cari di
Pinterest
atau
Instagram
dan platform sebuah inspirasi,” ujar Afina.
Dalam 26° Rhapsody, Taza juga menghadirkan pilihan warna bernuansa musim panas yang lebih cerah.
Pilihan tersebut dapat menjadi referensi bagi pemakai abaya yang ingin mengeksplorasi perpaduan warna tanpa terpaku pada kombinasi yang itu-itu saja.
Dengan begitu,
mix and match
abaya tidak hanya berkaitan dengan mengikuti tren, tetapi juga menyesuaikan bahan dan menemukan kombinasi yang nyaman untuk dikenakan sehari-hari.