Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

LINGKARJATIM.MY.ID LINGKARJATIM.MY.ID

Akurat, Berimbang, Terpercaya

  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
  • HOME
  • PERISTIWA | HUKUM
  • PENDIDIKAN | KESEHATAN
  • POLITIK | PEMERINTAHAN
  • SOSIAL | BUDAYA
  • ENTERTAINMENT
  • LIFE STYLE
  • NEWS
  • KONTAK
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
NEWS

Indonesia No. 1? Ini 7 Negara Paling Malas di Dunia

By LINGKARJATIM
Maret 2, 2026 2 Min Read
0



– Tahukah kamu, tingkat “kemalasan” sebuah negara bisa diukur dari seberapa sering penduduknya berjalan kaki setiap hari. Penelitian dari

Stanford University

yang dipublikasikan di jurnal

Nature

menunjukkan bahwa banyak negara masih jauh dari standar sehat

WHO

, yaitu minimal

5.000 langkah per hari

.

Hasil penelitian ini cukup mengejutkan karena menempatkan beberapa negara besar di daftar teratas. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai

7 negara paling malas di dunia

dalam urusan berjalan kaki.

1. Indonesia

Indonesia menempati posisi pertama dengan rata-rata langkah harian terendah, yakni

3.513 langkah per hari

.


  • Faktor utama:

    infrastruktur yang kurang ramah pejalan kaki. Trotoar sering rusak, dipakai parkir, atau bahkan tidak tersedia.


  • Kebiasaan masyarakat:

    lebih memilih motor atau mobil meskipun jaraknya dekat.

Menurut peneliti Scott Delp, angka ini jauh di bawah rata-rata global yang berada di kisaran

5.000 langkah per hari

. Kondisi ini menunjukkan perlunya budaya jalan kaki yang lebih kuat di Indonesia.

2. Arab Saudi

Arab Saudi berada di posisi kedua dengan rata-rata

3.807 langkah per hari

.


  • Alasan utama:

    cuaca panas ekstrem membuat warga enggan berjalan kaki.


  • Budaya sosial:

    aktivitas lebih banyak dilakukan di dalam ruangan.


  • Ketergantungan kendaraan pribadi:

    menjadikan gaya hidup cenderung sedentari.

Pemerintah Arab Saudi kini mulai mempromosikan gaya hidup sehat dengan menyediakan fasilitas olahraga dalam ruangan.

3. Malaysia

Negara tetangga Indonesia ini juga masuk daftar dengan rata-rata

3.963 langkah per hari

.


  • Faktor penyebab:

    lalu lintas padat dan penggunaan kendaraan bermotor yang tinggi.


  • Kondisi trotoar:

    kurang mendukung aktivitas jalan kaki.

Jumlah langkah harian masyarakat Malaysia jelas masih jauh dari standar WHO.

4. Filipina

Filipina mencatat rata-rata

4.008 langkah per hari

.


  • Kemacetan parah

    di kota besar seperti Manila membuat berjalan kaki tidak nyaman.


  • Trotoar sempit dan tidak rata

    menjadi penghambat.


  • Polusi udara tinggi

    membuat aktivitas luar ruangan terasa kurang menyenangkan.

Kondisi ini menjadikan Filipina salah satu negara dengan tingkat aktivitas fisik rendah.

5. Afrika Selatan

Afrika Selatan berada di posisi kelima dengan rata-rata

4.105 langkah per hari

.


  • Kesenjangan urban dan rural:

    aktivitas fisik masyarakat berbeda jauh.


  • Kota besar sibuk:

    meski aktivitas tinggi, jalan kaki tetap terbatas.

Negara dengan tiga ibu kota ini ternyata masih memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah secara keseluruhan.

6. Brasil

Brasil, Negeri Samba, mencatat rata-rata

4.289 langkah per hari

.


  • Masalah sosial dan ekonomi:

    berpengaruh besar terhadap aktivitas fisik masyarakat.


  • Fasilitas olahraga terbatas:

    tidak semua wilayah memiliki sarana aman untuk berjalan kaki.

Meski dikenal sebagai negara besar dengan budaya olahraga, aktivitas jalan kaki masyarakat Brasil masih rendah.

7. India

India, salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, mencatat rata-rata

4.297 langkah per hari

.


  • Cuaca panas dan polusi:

    membuat berjalan kaki terasa tidak nyaman.


  • Kemacetan lalu lintas:

    mendorong masyarakat lebih memilih kendaraan bermotor.

Kondisi ini mirip dengan Indonesia, di mana berjalan kaki sering dianggap kurang praktis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa

Indonesia, Arab Saudi, Malaysia, Filipina, Afrika Selatan, Brasil, dan India

termasuk negara dengan tingkat aktivitas jalan kaki terendah. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari infrastruktur yang tidak ramah pejalan kaki, cuaca ekstrem, polusi, hingga budaya ketergantungan pada kendaraan bermotor.

Tags:

WORLD NEWS
Author

LINGKARJATIM

Follow Me
Other Articles
Previous

Mengapa Surah At-Taubah Tidak Ada Bismillah? Ini Penjelasannya

Next

Rosé BLACKPINK Jadi Idol KPop Pertama Pemenang BRIT Awards

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Lingkarjatim.my.id merupakan portal informasi yang menghadirkan berita, cerita, dan berbagai topik menarik dari Jawa Timur hingga seantero Nusantara bahkan Sejagat Raya, dikemas secara informatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Cari

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Wakil Ketua DPRD Jatim Puji Apresiasi Pemprov Usai Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI
  • Heboh Isu Pungli di SMAN 1 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Turun Tangan Langsung di SMAN 1 Bojonegoro
  • Sri Wahyuni: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
  • Sri Wahyuni Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Jaga Stok Pangan dan Hewan Kurban
  • Sri Wahyuni Tegaskan DPRD Jatim Komitmen Kawal Normalisasi Afvour Macanan di Tuban
Copyright 2026 — LINGKARJATIM.MY.ID. All rights reserved.